HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASIEN DAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI: STUDI CROSS-SECTIONAL DI KLINIK PRATAMA
DOI:
https://doi.org/10.62702/ion.v7i1.163Keywords:
Hipertensi, Karakteristik Pasien, Kepatuhan Minum Obat, Obat Antihipertensi, PengetahuanAbstract
Hipertensi merupakan penyakit kronis yang memerlukan terapi jangka panjang, sehingga kepatuhan minum obat menjadi kunci keberhasilan pengendalian tekanan darah dan dapat dipengaruhi oleh karakteristik serta pengetahuan pasien. Penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang ini dilakukan di salah satu Klinik Pratama di Makassar pada Mei–Juli 2025 terhadap 110 pasien hipertensi rawat jalan (populasi 152) yang dipilih dengan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner karakteristik, pengetahuan (10 item skala Guttman), dan kepatuhan minum obat (10 item modifikasi berbasis konsep ARMS skala 3 poin); seluruh item valid (r-hitung >0,30) dan reliabel (Cronbach’s alpha pengetahuan 0,729; kepatuhan 0,755). Mayoritas responden berusia 46–55 tahun (39,1%), laki-laki (62,7%), berpendidikan SD–SMA (80,9%), dan bekerja (71,8%); tingkat pengetahuan tinggi ditemukan pada 73,6% responden dan kepatuhan tinggi pada 79,1%. Terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat (p=0,002), serta karakteristik usia (p=0,002), jenis kelamin (p=0,001), pendidikan (p=0,001), dan pekerjaan (p=0,002) juga berhubungan signifikan dengan kepatuhan, sehingga diperlukan edukasi terstruktur dan intervensi yang mempertimbangkan karakteristik pasien untuk meningkatkan kepatuhan dan mendukung keberhasilan terapi antihipertensi.
Published
How to Cite
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License .




